Tampilkan postingan dengan label Perjalanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perjalanan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Mei 2009

I left my my heart in San Francisco

My love waits there in San Francisco
Above the blue and windy sea
When I come home to you, San Francisco,
Your golden sun will shine for me! (Tonny Bennett)

September, 2008

Inspiration

Inspiration ussually comes during work, rather than before it...
Thanks to Mr. Charles Mulinge (FarmChem Co.)
Nairobi, April 2007

Sabtu, 09 Mei 2009

ROMANTIC SAUSALITO, San Francisco’03


Dinner di home restaurant di lereng bukit, pinggir darmaga. Rumah-rumah seperti box mainan yg disusun acak, bagus banget.. berwarna warni, seperti manik-manik dari kejauhan. Salah satu acara yaitu tuker2an hadiah ama temen2, ngga boleh lebih dari US$ 10. Aku dapat gift dari Boyet (Phil).

Western food yg dihidangkan disikat habis krn semua laper berat (abis meeting seharian). Uenak tenan. Kata tuan rumah menu warisan keluarga. Sausolito malam itu cantik luar biasa(8PM tapi belum sunset..bayangin kalau pas Ramadhan..kapan bukanya?). Kapal2 bersandar didarmaga dan air yg tenang. I miss u Mam walah...walah2 lha kok jadi romantis ngeliat suasana seperti itu…pas seperti lagunya Leo Kristi

(Kaki Langit Cintaku Berlabuh - Nyanyian Tanah Merdeka)

Angin malam yang berbisik padaku, mengapa bersedih
Pilar-pilar tegar gema memanjang, abadi cintaku
Burung malam kini terbang, melintasi langit terang
Memekikkan kesunyian, hati
Lampu-lampu pelabuhan, jelang dini,berselimut kabut
Kapal-kapal mulai turun, mulai turunmembongkar sauh


SOMEWHERE IN KENYA, APRIL '07



Aku ngga inget nama Madam pemilik toko pertanian itu. But, it was very nice discussed with her. Complaintnya nyaris persis sama seperti kios pertanian dan petani di Grobogan, Kediri, Metro, Pasaman, atau di Kabanjahe, ...harga benih yg tinggi, harga jual grain yg rendah dst dst....Lhaiyalah Madam Kiosk, lha wong Pioneer seeds Premium Price takiyeh...


Wis gak popo Madam..., sing penting bisnis sampeyan lancar, Pioneer pilihan petani maju di Kenya.
Bravo Madam Kiosk!!! Best Regards, Koentjoro from Lampung

WAGGA WAGGA – AUSTRALIA Feb 2003

Ini perjalananku ke luar negri sejak 1997.
Wagga-Wagga, kota apa pula bah! Dimana letaknya? Kok ngga pernah sekalipun aku lihat di peta benua Kangguru, mgk ngga pernah merhatiin… soalnya yg aku inget cuma Sydney, Melbourne, Canberra, Adelaide, dll.
Berangkat jam 10 malam WIT dr Denpasar nyampe subuh di Sydney, terus terbang 1 jam 600 km ke arah timur. Only 1 stewardess in airplane dg penumpang sekitar 200 org. Wah kalau disini wis dikroyok ambek 4 pramugari/ra. Efisien…ngirit..cuma dikasih kacang…lumayanlah, itung2 supaya mulut ngga pahit.

Nyampe di bandara, alamak!!! Branti – Bandar Lampung th 1988. Hampir 10 bulan ngga ada hujan di daerah pertaniannya, very dry, 38 Celsius. Persis kayak Surabaya, but it’s very nice view in Wagga town, kesannya sepi, jam 8 malam toko2 tutup semua.
Wagga-Wagga means Crow bird, mgk org Aborigin terilhami dr suara burung tersebut. Kalau di Jawa gak..gak..gak, makanya namanya manuk Gagak. Ternyata mereka satu rumpun juga, Gagak di Jawa, Wagga di Australia. Vegetasinya didominasi dg Eucalyptus, kayak didepan rumahku di Serpong.

Belajar icip2 red wine (katanya sih enak), pertama ngambus2 doang, akhirnya icip2, untung ngga kubam. Shiraz red wine1983 is very fantastic.. untuk pergaulan bolehlah. Thanks to Mr.Joe Mulcahy (Australia), Mr. Dennis Lettow (USA) and Mr. Jay Rosburg (USA) who were delivered and facilitate Long Look Selling training. Payah juga Australian Farmers kalau ngomong…Cuma 40% yg ngerti, lainnya bablas.. mgk emang hrs tinggal disana 2 tahun to learn Australian slank. Mending ndegerin Pak Beda Realuyo (Phillipines – my boss dulu) nek ngomong ..jelas poll. I miss u sir.

Thanks also to Mr Bert Orcino (Phillipines - where are you now Sir?), and Kun Sakorn (Thailand) who were joined that training. Excellent training.

Alhamdullilah, akhirnya pulang juga setelah seminggu disana, isok ngomong Jowo maneh….